MENGENAL 3 JENIS TEH LEBIH DALAM

MENGENAL 3 JENIS TEH LEBIH DALAM

Siapa yang tidak kenal dengan teh? Teh merupakan minuman sejuta umat yang berasal dari tanaman Camellia sinensis dan memiliki kandungan zat antioksidan dan kafein yang baik. Teh memiliki beragam jenis dengan ragam manfaatnya dan keunggulannya masing-masing untuk kesehatan. Berdasarkan keragaman jenis dan manfaat teh yang bermacam-macam maka akan timbul pertanyaan mana jenis teh yang paling bermanfaat untuk kesehatan. Berikut merupakan 5 jenis teh dan ragam manfaat yang dimilikinya.

 

  1. Teh Hitam

Teh hitam terbuat dari fermentasi daun teh yang dibuat dengan cara menggiling daun teh terlebih dahulu sembari terpapar langsung dengan udara guna mengoptimalkan proses fermentasi. Pada tahap inilah komponen aktif theaflavin dihasilkan. Serangkaian proses fermentasi inilah yang menyebabkan daun teh berubah warna menjadi cokelat gelap. Teh hitam memiliki kandungan kafein tertinggi dari pada jenis the yang lain dan membentuk rasa dasar dari teh. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa teh hitam dapat melindungi paru-paru dari kerusakan yang disebabkan oleh paparan asap rokok dan mengurangi risiko stroke. Selain itu, kandungan antioksidannya dapat menurunkan kadar kolesterol. Antioksidan yang dimiliki teh  hitam adalah polifenol yang bernama theaflavin yang terbentuk alami selama proses fermentasi dan menyumbang sebanyak tiga sampai enam persen dari seluruh kandungan polifenol dalam teh hitam yang berfungsi untuk melindungi sel lemak dari kerusakan akibat radikal bebas serta menurunkan kadar kolesterol dan gula darah tinggi.

 

  1. Teh Hijau

Teh hijau dapat dibuat dari pengukusan daun teh dan dibuat dari daun teh yang hanya melalui satu kali proses penyaringan. Seperti halnya the yang lain teh hijau juga mengandung antioksidan yang dapat mencegah penyumbatan pembuluh darah, membakar lemak, melawan stres oksidatif (ketika jumlah radikal bebas melebihi kapasitasnya untuk dinetralisir) pada otak, mengurangi gangguan saraf seperti alzheimer dan penyakit parkinson, serta mengurangi risiko stroke. Penelitian menunjukkan bahwa minum secangkir teh hijau setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 10%. Manfaat antioksidan dari teh hijau yang lain adalah mencegah infeksi pada kandung kemih dan membantu melawan jenis kanker tertentu seperti kanker payudara dan kanker paru. Dengan mengonsumsi teh hijau akan membantu menurunkan kadar kolesterol total dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Manfaat dari teh hijau lainnya yaitu mengobati perut begah, mengatur suhu tubuh, mengontrol kadar gula darah.

 

  1. Teh Putih

Teh putih berasal dari daun teh termuda yang masih menggulung di bagian pucuk daun pohon the serta tidak difermentasi dan tidak diawetkan. Daun teh muda ini akan berubah menjadi warna keputihan setelah dikeringkan. Teh putih memiliki antioksidan yang paling tinggi dibanding varian teh lainnya. Khasiat teh putih adalah untuk mencegah penuaan dini, menjaga fungsi jantung, serta menurunkan kadar kolesterol dan lemak. Harga teh putih cukup mahal. Aroma yang dimiliki teh putih sangat segar dan lembut. Teh putih harus diseduh dengan suhu 70-80 derajat celcius agar rasanya tetap enak dan khasiatnya terjaga. Dibandingkan dengan teh jenis lain,jenis teh putih memiliki kandungan polifenol yang lebih tinggi, yang dikenal sebagai antibakteri, antijamur, dan antivirus.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *